Resep Ikan Pindang Tongkol Masak Santan

WhatsApp Image 2018-07-17 at 10.44.03 (7)
Ikan Pindang Tongkol

Menu Masakan Bersantan

Orang Minangkabau pasti tidak asing dengan masakan bersantan. Bagaimana tidak, ranah ini dikenal dengan Rumah Makan Padang yang menyajikan hidangan berkuah santan. Bumbu yang tajam serta rasa yang enak. Orang Minang tidak ragu menggunakan banyak rempah untuk menciptakan rasa yang khas. Tapi setajam-tajamnya bumbu masakan Minang, Aceh dan Asia Selatan masih lebih juara soal ketajaman rasa rempah dalam masakan. Sudah mencoba Mi Aceh? Atau Nasi Mandhi? Slurrp, baik hidangan Minang atau Aceh, sangat menggugah selera.

Di belahan lain nusantara, santan juga menjadi bahan masakan yang familiar dan sering digunakan. Seperti halnya daerah Jawa. Tidak sedikit menu masakan Jawa yang dimasak dengan santan. Sebut saja kare, gule, gudeg, dan krecek. Tanah Jawa juga mengenal gulai. Hanya saja gulainya berbeda dengan gulai dari ranah Minang. Gulai di Minang biasanya kental (bukan sekental kalio). Kekentalan gulai ini diperoleh dari santan yang memang diambil bagian kentalnya bersama dengan bagian cairnya. Serta rempah atau bumbu yang dihaluskan. Gulai di Jawa lebih light. Bumbunya lebih banyak diiris bukan dihaluskan. Santan yang digunakan biasanya santan cair.

Bagaimana cara mendapatkan santal kental dan santan cair? Nanti akan ada postingan terpisah.

Salah satu gulai dari Jawa yang sudah Ummi coba adalah Gulai Ikan Pindang Tongkol. Resep asliya Ikan Pindang Salem Masak Santan. Ikan pindang, ikan laut yang dikukus dengan bumbu khusus. Enak sekali diolah menjadi apa saja. Ikan pindang balado, ikan pindang cabai hijau, ikan pindang goreng dengan sambal dan lalapan. Lalu, ikan pindang masak santan. Ikan yang dipindang ada banyak jenisnya. Ada tongkol, kembung, dan salem. Pasti ada jenis lainnya ya. Karena di warung adanya ikan pindang tongkol, Ummi pakai ikan pindang tongkol. Sebelumnya Ummi selalu menggunakan ikan pindang salem. Kecil-kecil, enak.

Resep Ikan Pindang Tongkol Masak Santan

Resep Diah Didi

Bahan:

5 keranjang ikan tongkol pindang

Minyak goreng secukupnya

600 ml santan (Ummi suka pakai 800 ml)

Bumbu, haluskan:

5 buah cabai merah

1 ruas kencur

Bumbu, iris:

6 butir bawang merah

3 siung bawang putih

10 buah cabe rawit hijau

5 buah cabe merah

4 buah tomat hijau

Bumbu lainnya:

1 sdt gula merah

1/2 sdt kaldu bubuk

1 ruas laos, keprek

2 lembar daun salam

Garam secukupnya

Cara membuat:

  1. Goreng ikan pindang tongkol hingga agak kering agar tidak hancur ketika dimasak;
  2. Tumis bawang merah hingga layu, masukkan bawang putih lanjutkan menumis hingga matang dan wangi;
  3. Masukkan bumbu halus dan bumbu yang diiris lainnya kecuali tomat hijau, aduk rata;
  4. Tuang santan dan tambahkan bumbu lainnya, masak hingga mendidih;
  5. Masukkan ikan pindang tongkol, masak dengan api sedang hingga bumbu meresap;
  6. Masukkan tomat hijau, masak sebentar. Matikan api dan sajikan dengan nasi putih.

Bahan Segar dari Pasar

Walaupun di rumah ada kulkas, Ummi lebih senang menggunakan bahan makanan yang segar, langsung dari pasar. Maunya sih langsung dari kebun, empang, atau kandang sendiri, hehe. Sayang, di sini Ummi belum telaten menanam sayur dalam pot atau hidroponik. Bahan makanan yang segar memberikan rasa masakan yang lebih enak. Hanya saja buat ibu-ibu bekerja tentu susah ya belanja tiap pagi. Ummi pernah ngantor, jadi tahu betul betapa ibu bekerja di Jabodetabek luar biasa perjuangannya. Jangan dulu bicara soal lingkungan kantor, untuk pergi dan pulang kantor saja butuh tenaga dan kesiapan mental, hehe.

So, untuk mensiasatinya, biasanya ibu-ibu sudah belanja pada hari Ahad segala keperluan dapur untuk sepekan ke depan. Benar begitu? Bahan makanan segar seperti ikan, daging, dan ayam pasti disimpan di freezer ya. Jika hendak dimasak pagi, malam harinya ikan sudah diturunkan dari freezer ke chiller. Nah, agar bahan ini terjaga kesegarannya, ada baiknya kita pelajari tentang cara membekukan bahan makanan. Ikan dan ayam tentu beda cara perlakuannya. Begitu juga udang. Lalu sayur dan bahan lain penghuni chiler, ada pula trik khususnya. Yuk, sama-sama belajar.

2018,

Ummu Hanif | Mrs. Rosyidi

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: