Resep Tteokbokki Kue Beras Korea

Ddoekbokki Uni Cakes
Tteokbokki

Bismillah

Hai, Ummu Hanif balik lagi!

Ada pecinta K-Drama di sini? Kami mantan walau bukan yang terindah #senyumdikulum. Kelebihan K-Drama tentu salah satunya adalah keberanian dan kePeDean mereka untuk memperkenalkan budaya Korea, dalam kasus ini, makanan tradisional. Selain tradisional, makanan ini menjadi camilan yang hingga hari ini dapat ditemui dengan mudah di warung tenda (kaki lima) hingga restoran bintang lima (ada ga restoran bintang lima?).

Jika melihat bagaimana anemo masyarakat dunia terhadap makanan Korea, dapatlah kita katakan misi mereka di dalam drama-drama itu berhasil. Tidak hanya mendatangkan wisatawan mancanegara untuk nyicip kue beras ini langsung ke negeri asalnya, ekspor bahan-bahan untuk membuat kue pedas ini juga merambah dunia. Hmm, hanya karena drama.

Eits, bukan HANYA!

Oke, memang bukan hanya. Tteokpokki-nya dimakan sama si oppa-oppa dan eonni-eonni ganteng dan cantik (ingat, tidak semua alami dan tidak semua oplas, hehe). Makanya doi jadi tenar.

Namun begitu ada satu hal lagi yang menjadi unsur utama larisnya makanan korea. Editing! Yup, editing film-nya bisa keren banget sampai gorengan singkong aja bisa bikin ngences. Kalau lihat di drama mereka membuat pancake, misal pancake sawi hijau atau zuccini, rasanya kok bakal enak banget. Saat dicoba di rumah, oh em ji, berminyak! Mending dikukus atau digado, serius! Di’gado-gado’ lebih enak lagi #jempol!

Kelamaan!

Untuk mendapatkan rasa yang sesuai atau hampir mirip dengan yang dimakan cowo cantik dan cewe ganteng, eh kebalik, cowo ganteng dan cewe cantik dalam K-Drama, usahakan menggunakan bahan-bahan yang diimpor dari sana ya (bukan promosi dan tidak dibayar siapapun!). Bisa didapat di toko-toko online. Kalau mau jelajah dikit, di  kawasan Blok M ada toko yang menyediakan semua keperluan bahan makanan Korea. Iya, untuk hidangan ini kami beli bahannya di sana. Nama tokonya lupa, secara udah lama banget, zaman masih jahiliyah dulu.

Cekidot yuk resepnya. Resep ini kami dapatkan dari yutub Maanghci. Seru deh liat beliau kalau lagi masak. Dihantar dengan Bahasa Inggris logat Korea dikit, logat ya, bukan Bahasa Inggris ala Korea yang wife dibaca waifu!

Kepanjangan!

Oke, oke mari kita lihat resepnya di bawah ini. Lalu link untuk video Maangchi akan ada di sini.

Resep Tteokbokki Kue Beras Korea

Bahan yang dibutukan:

  • Garaetteok (kue beras siap pakai), secukupnya, potong sesuai selera
  • 10 buah fishcake, potong sesuai ukuran tteok
  • 2 butir telur (atau lebih), rebus, kupas
  • 4 cup air
  • 7 ekor ikan teri (korea) kering
  • 5 inch (25 cm) rumput laut kering (nori)
  • 1/3 cup gochujang (pasta cabe), ingat bukan saus cabe
  • 1 sdm cabe bubuk Korea
  • 1 sdm gula pasir
  • 3 batang daun bawang, potong sekitar 3 cm
Cara Membuat Tteokbokki Kue Beras Korea
  1. Rebus air, ikan teri, dan rumput laut selama kurang lebih 50 menit. Gunakan api sedang cenderung kecil;
  2. Aduk rata pasta cabe, cabe bubuk, dan gula pasir;
  3. Matikan api, keluarkan ikan teri dan rumput laut dari air rebusan;
  4. Nyalakan api, masukkan kue beras dan campuran pasta cabe, aduk rata;
  5. Tambahkan fish cake, telur, dan daun bawang, masak hingga kuah meresap dan kental. Angkat dan sajikan hangat.

Makannya sambil duduk. Ingat jangan dihidangkan panas-panas, tunggu hangat. Nanti kamu malah meniup makanan. Ga boleh kan? So, buat kamu-kamu yang belum bisa melancong ke negeri ginseng, bolehlah mencoba resep ini. Sama seperti kami ini, dimana Korea tidak berada dalam daftar 10 besar negara yang ingin dikunjungi. ‘Aha! (Pakai ‘ain). Mungkin ada di 20-30 besar.

Penilaian kami secara keseluruhan. Kami kurang cocok dengan rasa ini. Tertalu kental dan medok. Tidak ringan. Paham kan ya. Udah gitu, kaldunya kan tadi pakai ikan teri ya sama rumput laut. Rumput laut masih oke, tapi kaldu ikan teri? Dibalado berteman kacang tanah sih mantap. Oh iya, ikan terinya ini kalau tidak salah yang sejenis ikan maco. Kalau kamu paham, berarti kita sebangsa. Kalau tidak, ya ikan teri saja pokoknya, hehe. Kalau mau memodifikasi, kami akan menggunakan kaldu daging (yang ada tetelannya itu) lalu pasta cabenya diganti dengan saus cabe. Hehe, jadi kue beras pedas manis deh ya.

Jangan khawatir, walaupun agak berat, tapi masih bisa ngabisin kok walaupun pelan-pelan. Pak Profesor sih nyomot 1-2 udah deh. Ga cocok blas! Beliau itu dikasih tongseng, tengkleng, gulai kepala kakap, mangut, garang asem, soto, pepes, apapunlah itu yang bertema hidangan nusantara, hehe. Hmm, kerupuk jangan dilupakan!

Jadi begitu saja, silahkan dicoba resep original ini. Kalau sudah, silahkan diotak-atik untuk menyesuaikan dengan selera Indonesia. Berhati-hatilah membeli bahan-bahannya, pastikan halal. Saat ini pengusaha Korea sudah mulai memperhatikan kehahalan produk yang diekspornya berhubung konsumennya banyak yang muslim. Hiks, lagi-lagi kita ini menjadi target market negara berkuasa dan kapitalis, ah, komunis pun sudah ikutan.

Salam!

Pamulang, 10 Februari 2019

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: